ORANG YANG CERDAS….

>> Thursday, April 9, 2009

Menurut Anda..., MODAL apakah yang paling berharga hidup di dunia ini...?
USIA kita atau HARTA kekayaan KITA?

Dalam keadaan SADAR kita pasti mengatakan ....
USIA kita adalah modal yang paling berharga untuk HIDUP...daripada HARTA
Karena KEHIDUPAN kita tidak ada tanpa USIA kita walau punya banyak HARTA
Terutama dalam kondisi yang LUAR BIASA...

Tetapi dalam kondisi BIASA pasti kita TIDAK SADAR....
Dan mengatakan HARTA KEKAYAAN lebih berharga
Karena kita tidak bisa HIDUP tanpa HARTA...
Sehingga kitapun dalam kehidupan sehari-sehari ...
lebih menghargai HARTA KEKAYAAN kita
Daripada USIA kita...

Itulah pentingnya KESADARAN diri...
Itulah pentingnya memikirkan hal yang LUAR BIASA...

Kalau kita memikirkan hal yang LUAR BIASA..maka kita akan SADAR ....
Kalau kita SADAR maka kita akan ADA...
Tetapi...
Kalau kita hanya memikirkan hal yang BIASA maka kita akan TIDAK SADAR..
Kalau TIDAK SADAR maka kita akan TIADA...

Karena Rasulullah selalu memikirkan hal-hal yang LUAR BIASA...beiau bersabda..
”Kemuliaan USIA dan WAKTU,
lebih bernilai dibandingkan kemuliaan HARTA ”.

Bila kita perhatikan dengan cermat, manusia itu pada hakikatnya ...
Adalah pengendara di atas punggung USIA.
Ia menempuh perjalanan hidupnya, melewati hari demi hari,
MENJAUHI DUNIA dan MENDEKATI LIANG KUBUR.

Dalam hal ini ada seorang bijak yang mengutarakan keheranannya,
”Aku heran terhadap orang yang MENYAMBUT dunia
yang sedang PERGI meninggalkannya,
tetapi BERPALING dari akhirat
yang sedang berjalan MENUJU KEPADANYA.”

Dan kitapun HERAN...
Mengapa kita mudah MENANGIS bila HARTA benda kita berkurang?
Sebaliknya kita TIDAK PERNAH MENANGIS bila USIA kita berkurang ?
IRONISnya...kita KEHILANAGAN USIA ini malah DIRAYAKAN sesemarak mungkin.
Barangkali inilah satu-satunya KEBODOHAN manusia yang bersifat UNIVERSAL

Dan kitapun HERAN....
Kita MAU BERJUANG mati-matian mengerahkan seluruh daya dan potensi yang ada,
Untuk mendapatkan sesuatu yang BELUM PASTI kita peroleh...
Sementara untuk sesuatu yang sudah PASTI TERJADI...
Kita hadapi dengan usaha yang sekedarnya saja
Bukankah satu-satunya KEPASTIAN bagi manusia itu hanyalah KEMATIAN?

Bukankah kita kita SADARI, bahwa sebenarnya kita semua sedang berkarya...
Dalam batas HARI-HARI yang PENDEK untuk HARI-HARI yang PANJANG?
Lalu mengapa kita selalu CENDERUNG MEMBANGUN ISTANA DUNIAWI...
Sedangkan ISTANA AKHIRAT kita ABAIKAN?

Bila kita SADAR dengan tujuan keberadaan kita di dunia yang LUAR BIASA,
Maka pastilah kita menjadikan USIA sebagai sesuatu yang PALING BERHARGA
Ia lebih mahal dari emas, intan, berlian atau batu mulia apapun.
Sehingga kita akan MENJAGA USIA kita dengan baik dan DIGUNAKAN SEOPTIMAL mungkin.

Orang bijak berkata...
’Aku tidak menyesali sesuatu,
seperti penyesalanku terhadap tenggelamnya matahari
yang berarti umurku berkurang
akan tetapi amal shalihku tidak bertambah.”

Mengapa kita BIARKAN USIA kita ERLALU begittu saja tanpa melakukan sesuatu yang BERARTI?
Apakah sudah sedemikian parahnya KEBODOHAN kita,
sehingga rela menghabiskan MODAL yang PALING BERNILAI
untuk sesuatu yang TIDAK BERNLAI?
Bukankah kita harus MEMPERANGGUNG JAWABKAN setiap menit yang berlalu?

Firman Allah swt....
” Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?”
(QS 23:115)

Rasulullah bersabda...
” Manusia yang paling CERDAS ialah yang TERBANYAK MENGINGAT KEMATIAN, serta YANG TERBANYAK PERSIAPANNYA untuk MENGHADAPI KEMATIAN itu.
Mereka itulah yang BENAR-BENAR CERDAS, dan mereka akan pergi ke ALAM BAKA dengan membawa KEMULIAAN DUNIA serta KEMULIAAN AKHIRAT.
(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Hakim)

Sahabat ....
”KUBURAN AKAN DATANG KE SETIAP ORANG
DENGAN KECEPATAN 60 MENIT PERJAM,
TIDAK PEDULI SEKAYA ATAU SESEHAT APAPUN IA SEKARANG.....
ARE YOU READY......?”

From Kata-kata Hikmah..

Read more...

Election Day...

Now, election day for quote the legislatif (DPR/DPRD/DPD) in Indonesia..

Semoga saja pemilihan umum sebagai pilar domokrasi bukan "democrazy" yang menjadi bentuk
dari republik ini tidak menjadikan orang-orang yang tamak akan jabatan dan kekayaan untuk menjadi pemimpin di masa depan.

Dengan PEMILU ini....akan menentukan WAKIL dan PEMIMPIN KITA yang akan....
Menentukan Undang Undang negara kita, Yang mengatur masalah.... Berkehidupan berbangsa dan bernegara dalam...berideologi, berpolitik, berekonomi, bersosial, berbudaya dan pertahanan keamanan;
Menentukan program pembangunan yang digariskan pemerintah untuk kepentingan rakyat;
Menentukan nasib perekonomian rakyat, perumahan rakyat, tata kota, sarana transportasi, perhutanan, lingkungan hidup, kesehatan, pendidikan, dsb;
Menentukan siapa yang menjadi Kapolri, Jaksa Agung, Mahkamah Agung, Gubernur BI, Ketua BPK, Ketua KPK, dan Pejabat Tinggi Negara lainnya;

Lebih spesifik lagi...
Menentukan harga sembako,
Menentukan besaran gaji dan UMR,
Menentukan ongkos angkutan,
Menentukan bayaran sekolah,
Menentukan bentuk pelayanan kesehatan,
Menentukan bentuk pelayanan masyarakat,
Menentukan bentuk pendidikan nasional kita,
Menentukan HARGA DIRI BANGSA...di kancah International,

Dan yang LEBIH PENTING lagi menentukan HARGA DIRI BANGSA di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa...
Agar musibah-musibah tidak terus datang silih berganti....seperti...
Pejabat negara dan anggota dewan yang korup, amoral, dan tidak peduli kepada rakyatnya,
Negara menjual aset-asetnya ke luar negeri,
Kekayaan alam yang melimpah, tetapi tidak menjadi berkah buat rakyatnya, tetapi dinikmati pihak asing,
Fakir miskin dan anak terlantar yang makin terlantar,
PHK yang menghancurkan harapan...
Gizi buruk yang mengancam rakyat kecil,
Dan bencana yang tidak pernah berhenti, selalu datang silih berganti...
Banjir, tanah longsor, tsunami, waduk jebol, kecelakaan pesawat, kecelakaan kereta api dan banyak bentuk kecelakaan lainnya..

Hanya harapan saja Alloh memberikan kesejahteraan dan kemakmuran di masa depan kepada negeri yang sudah sepuluh tahun ditimpa krisis dan  sekarang malah ikut kena dampak krisis global dunia yang makin mencekik..

Amanah sangat berat sehingga gunung dan semua makhluk bumi menolak ketika ditawari Alloh, hanya manusia saja yang berani namun suatu saat di akhirat akan menjadi penyesalan bagi yang menyalahgunakannya..

Lima tahun periode untuk jabatan untuk pengabdian kepada masyarakat dan memberi kemudahan public service bukan malah menjadi ajang korupsi dan jabatan.

Hope Indonesia better for tomorrow.......  Thanks for Amanah Leader
...

Read more...

Total Pageviews

  © Free Blogger Templates Skyblue by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP